Photo by Fallon Michael on <a href="https://www.pexels.com/photo/eyeglasses-on-book-beside-macbook-3551711/" rel="nofollow">Pexels.com</a>

Bismillāhirraḥmānirrraḥīm

Setiap pergantian semester, on-going student akan diminta melakukan re-enrolment, daftar ulang sebelum menempuh semester berikutnya. Tahapan selanjutnya adalah membuat rencana studi. Rencana studi ini disebut sebagai KRS (Kartu Rencana Studi) di banyak universitas di Indonesia. Waktu kuliah S1, kami menyebutnya sebagai IRS (Isian Rencana Studi). Lalu apasih KRS dalam bahasa Inggris. Out of curiosity, my friend has asked me that question. Study plan adalah istilah yang digunakan untuk aktivitas serupa KRS, membuat daftar mata kuliah sebagai bagian dari rencana studi. Salah satu dokumen yang dapat digunakan untuk menjelaskan study plan atau KRS adalah Statement of Enrolment (SoE).

Surat Keterangan Mahasiswa Aktif (SKMA) atau Evidence of Enrolment (EoE)
Kartu Rencana Studi (KRS) atau Statement of Enrolment (SoE)

Status akademik seorang mahasiswa dapat diketahui melalui Surat Keterangan Mahasiswa Aktif (SKMA). Kebetulan SKMA ini juga merupakan syarat administrasi dalam pelaporan aktivitas belajar oleh para penerima beasiswa LPDP. Informasi mengenai status mahasiswa aktif di Universitas Melbourne dapat diketahui melalui Evidence of Enrolment (EoE).

Lebih detail mengenai Statement of Enrolment dapat dilihat pada tautan berikut: http://go.unimelb.edu.au/9ufi

Lebih detail mengenai Evidence of Enrolment dapat dilihat pada tautan berikut: http://go.unimelb.edu.au/6e8i

Kedua dokumen tersebut dapat diakses melalui portal mahasiswa pada tautan berikut: http://my.unimelb.edu.au

Demikian cara memperoleh dokumen keterangan akademik khususnya di Universitas Melbourne.

Terimakasih sudah membaca dan semoga bermanfaat.


Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik

6 thoughts on “Kartu Rencana Studi (KRS) dan Surat Keterangan Mahasiswa Aktif (SKMA) versi Universitas Melbourne”
  1. Wah,, KRS, jadi ingat jaman kuliah. Rasanya ada sedikit penyesalan tidak menggunakan waktu dengan baik. Jika dipahami kembali, KRS adalah kartu rencana studi. Nyatanya waktu itu semuanya dijalani tanpa rencana. Sekedar mengikuti apa yang orang lain lakukan.
    Akhirnya, sekarang seperti tidak ada hasil dari kuliah.

    1. kalau soal ini sepakat sih kak, kita kayak kurang kesadaran waktu kuliah S1, apalagi kurikulumnya udah fixed kan, sudah di-plot mata kuliah wajib di setiap semester. Tapi ternyata beda kalau di paska sarjana, mindfulnes atas pilhan matkul ini menjadi penting. Terima kasih sudah mampir !

  2. Hahaha … saya baca komentar Mas Andreansyah di atas itu pingin ngakak guling2 … idemlah saya. Begitu juga yang saya lakukan dan alami pas kuliah S1 dulu. Mengisi KRS dengan tanpa rencana sama sekali.

Leave a Reply

Verified by MonsterInsights